04 Aug 2023
ditinjau oleh dr. M. Ade Wijaya
Salah satu penyakit kulit yang sering terjadi pada anak adalah dermatitis atopik. Kondisi ini merupakan penyakit jangka panjang (kronis) yang terjadi pada anak-anak dan berlanjut hingga dewasa. Dermatitis atopik tidak bisa disembuhkan tetapi gejalanya dapat dikelola dengan perawatan yang tepat. Lantas bagaimana cara mengatasi dermatitis atopik pada anak? simak informasinya pada ulasan berikut ini.
Apa Itu Dermatitis Atopik pada Anak?
Dermatitis atopik adalah penyakit kulit kronis yang menyebabkan ruam gatal dan kulit bersisik. Kondisi ini bukan penyakit menular melainkan terjadi karena adanya reaksi kulit hipersensitif. Dermatitis atopik pada anak juga bisa terjadi karena kekurangan protein tertentu pada lapisan kulit sehingga memicu terjadinya peradangan di kulit.
Penyebab utama terjadinya dermatitis atopik pada anak belum diketahui, tetapi ada beberapa hal yang bisa memengaruhi kondisi ini, seperti riwayat penyakit eksim di keluarga, daya tahan tubuh, atau lingkungan.
Baca Juga: Dermatitis Atopik: Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasi
Dermatitis atopik bisa muncul pertama kali pada bayi usia tiga sampai enam bulan. Sebanyak 20├óÔé¼ÔÇ£40 persen anak dengan dermatitis atopik akan memiliki penyakit ini hingga dewasa. Namun, tingkat keparahan gejala bisa berubah ketika dewasa. Sebagian besar anak memiliki gejala dermatitis atopik yang berat saat kecil dan hanya alami gejala minor saat dewasa.
Gejala utama dermatitis atopik pada anak, yaitu kulit kering dan gatal. Selain itu, gejala yang muncul dapat berupa kemerahan, bersisik, benjolan berisi cairan kemudian mengeras setelahnya. Gejala tersebut umumnya datang dan pergi serta lebih jelas di malam hari.
Bagaimana Cara Mengatasi Dermatitis Atopik pada Anak?
Hingga saat ini belum ada obat khusus untuk menyembuhkan dermatitis atopik. Namun, melakukan beberapa perawatan tertentu dapat membantu mengelola gejala penyakit kulit ini. Dokter biasanya akan memberikan saran perawatan yang berbeda tiap anaknya tergantung pada seberapa parah gejala yang timbul, usia, dan area ruam di tubuh. Perawatan ini terdiri dari beberapa obat oles dan obat minum.
Berikut adalah beberapa cara mengatasi dermatitis atopik pada anak.
Selain cara di atas, Ibu bisa mencegah Anak dari faktor-faktor yang bisa menyebabkan munculnya dermatitis atopik, seperti:
Pada sebagian besar anak, dermatitis atopik mulai membaik di usia lima atau enam tahun, beberapa bahkan hilang dengan sendirinya. Namun, kondisi ini bisa muncul kembali saat anak pubertas.
Anak-anak dan remaja dengan kondisi ini lebih rentan mengalami infeksi kulit. Segera periksakan ke dokter atau lakukan telekonsultasi apabila gejala yang terjadi disertai demam atau gejala semakin bertambah parah. Dokter akan memeriksakan kondisi si Kecil dan memberikan penanganan yang tepat.
Referensi:
KidsHealth. 2023. Eczema. https://kidshealth.org/en/parents/eczema-atopic-dermatitis.html
MedlinePlus. 2022. Atopic Dermatitis - Children - Homecare. https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000939.htm
Medscape. 2023. Pediatric Atopic Dermatitis. https://emedicine.medscape.com/article/911574-overview?form=fpf#a1
University of Rochester Medical Center. Atopic Dermatitis in Children. https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?ContentTypeID=90&ContentID=P01675
Artikel Terkait

Artikel Terkait
