Acyclovir, Azofir, Lovires, Poviral, Virules, Zoter, Zovirax (ISO vol. 50)
Apa Itu Acyclovir Salep?
Daftar Isi:
Pemakaian salep acyclovir ada tatacaranya. Sebelum mengoleskan salep, cucilah tangan dengan sabun dan air bersih, kemudian bersihkan dan keringkan daerah yang akan diolesi. Jika memungkinkan, gunakan sarung tangan karet sekali pakai untuk mengoleskan obat pada luka untuk mencegah penyebaran infeksi. Oleskan obat secara perlahan-lahan sampai menutupi daerah yang terinfeksi. Setelah mengoleskan salep, cuci tangan kembali dengan sabun dan air. Agar efek obat ini tidak hilang, jangan mandi atau berenang setelah menggunakannya. Hati - hati penggunaan pada ibu hamil dan menyusui. Obat ini hanya untuk bagian luar tubuh dan jangan ditelan.
(Sumber: Acyclovir Salep : Kegunaan, Dosis, Efek Samping - Mediskus)
ketika salep dioleskan pada kulit yang terkena herpes, bisa timbul rasa menyengat pada kulit, rasa terbakar, gatal, kulit kemerahan (https://www.mims.com/indonesia/drug/info/aciclovir/)
Untuk pengobatan infeksi herpes simplex pada kulit orang dewasa, gunakan salep dengan dosis acyclovir 5%, oleskan 5 atau 6 kali sehari selama 5-10 hari (https://www.mims.com/indonesia/drug/info/aciclovir/)
Acyclovir dapat berinteraksi dengan beberapa obat berikut ini, ya! Jadi hati-hati jika Kamu juga mengonsumsi Probenecid, Cimetidine, Mycophenolate Mofetil, Ciclosporin, atau Tacrolimus. Konsultasikan dengan dokter agar tidak salah.
(https://www.mims.com/indonesia/drug/info/aciclovir/?type=brief&mtype=generic)
Aciclovir bekerja dengan cara menghambat sintesis DNA virus dan mencegah virus berkembang biak atau memperbanyak diri. (https://www.mims.com/indonesia/drug/info/aciclovir/)
Acyclovir topikal ini sama dengan acyclovir pada umumnya, hanya saja pentuknya salep. Digunakan untuk pengobatan infeksi herpes simpleks (herpes pada alat kelamin), mencegah herpes simpleks berulang, pencegahan herpes simplex pada pasien yang bermasalah dengan sistem imun, pengobatan Varicella Zoster (cacar air), pengobatan Herpes Zoster (cacar ular/cacar api), pengobatan herpes labialis (herpes pada bibir dan mulut) berulang, pengobatan pertama kali genital herpes, pengobatan herpes simplex encephalitis (peradangan otak akibat virus herpes) (https://www.mims.com/indonesia/drug/info/aciclovir)