07 Apr 2026
ditinjau oleh dr. Astrid Sophia
Kasus campak di Indonesia meningkat tajam di awal 2026 dengan ribuan suspek dilaporkan, seringkali menyebabkan Kejadian Luar Biasa (KLB) di berbagai daerah, seperti di Pati dan Jawa Barat. Sebagian besar kasus menimpa anak-anak yang belum imunisasi lengkap, di mana 72 kematian tercatat sepanjang 2025–2026.
Namun campak juga bisa menyerang orang dewasa, dan justru berisiko mengalami gejala yang lebih berat. Tidak melakukan vaksinasi atau daya tahan tubuh yang menurun menjadi faktor utama penyebabnya.
Campak adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dari keluarga Paramyxovirus. Penyakit ini sangat menular dan menyebar melalui percikan air liur saat penderita batuk atau bersin.
Pada orang dewasa, infeksi ini bisa lebih serius dibandingkan pada anak-anak, terutama jika tidak memiliki kekebalan dari vaksin atau pernah terinfeksi sebelumnya.
Gejala campak biasanya muncul 7–14 hari setelah terpapar virus. Berikut tanda-tandanya:
Demam tinggi (bisa >39°C)
Batuk kering
Pilek
Mata merah dan sensitif terhadap cahaya (konjungtivitis)
Lemas dan tidak nafsu makan
Muncul bintik putih kecil di dalam mulut (bernama Koplik spots)
Ruam merah yang dimulai dari wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh
Pada orang dewasa, sistem imun merespons lebih kuat sehingga peradangan bisa lebih berat. Beberapa risiko komplikasi yang dapat terjadi:
Infeksi paru-paru (pneumonia)
Radang otak (ensefalitis)
Diare berat
Infeksi telinga
Dehidrasi
Kelompok yang lebih berisiko antara lain ibu hamil, orang dengan imun lemah, dan orang yang belum vaksin
Campak sangat mudah menular, bahkan sebelum gejala ruam muncul.
Virus bisa bertahan di udara hingga beberapa jam. Penularan terjadi melalui:
Percikan droplet saat batuk atau bersin
Kontak langsung dengan penderita
Menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus
Tidak ada obat khusus untuk membunuh virus campak. Pengobatan bersifat suportif untuk meredakan gejala:
Obat penurun demam
Istirahat cukup
Banyak minum untuk mencegah dehidrasi
Suplemen vitamin A (sesuai anjuran dokter)
Jika muncul komplikasi, dokter akan memberikan penanganan tambahan sesuai kondisi.
Pencegahan yang Paling Efektif
Cara terbaik mencegah campak adalah dengan vaksinasi, yaitu vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella). Sebelum terkena, dianjurkan orang dewasa yang belum pernah vaksin, tidak yakin status imunisasi, dan berencana hamil (konsultasi dulu)
Selain itu lakukan pencegahan dengan menghindari kontak dengan penderita, menggunakan masker saat sakit, dan menjaga daya tahan tubuh
Segera periksa ke dokter jika mengalami:
Demam tinggi lebih dari 3 hari
Ruam yang menyebar cepat
Sesak napas
Kejang atau penurunan kesadaran
Atau konsultasi dengan dokter di dkonsul jika mengalami salah satu gejala di atas. Campak pada orang dewasa bukan penyakit ringan. Gejalanya bisa lebih berat dan berisiko komplikasi serius. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejalanya sejak dini dan melakukan pencegahan melalui vaksinasi.