Gejala Asam Urat Tinggi yang Sering Diabaikan

Kesehatan

29 Apr 2026

ditinjau oleh dr. Astrid Sophia

Kadar asam urat tinggi, atau hiperurisemia, adalah kondisi di mana kadar asam urat dalam darah melebihi batas normal. Zat ini terbentuk secara alami dari pemecahan purin, senyawa yang ditemukan dalam beberapa makanan dan juga diproduksi oleh tubuh.



Jika kadarnya terlalu tinggi dan tubuh tidak mampu mengeluarkannya dengan benar, kristal asam urat dapat menumpuk di persendian, menyebabkan nyeri, pembengkakan, dan peradangan yang dikenal sebagai asam urat. Kristal asam urat juga dapat menumpuk di ginjal, berpotensi menyebabkan batu ginjal.



Berapa kadar asam urat normal?


Kadar asam urat normal umumnya di kisaran angka berikut:


Pria: 3,4 – 7,0 mg/dL

Wanita: 2,4 – 6,0 mg/dL


Jika hasil tes laboratorium menunjukkan kadar di atas batas ini, Anda perlu mengambil langkah pengobatan yang tepat untuk mencegahnya berkembang menjadi nyeri sendi yang berkepanjangan.



Apa Penyebab Asam Urat Tinggi?


Beberapa faktor yang dapat meningkatkan kadar asam urat meliputi:


  • Konsumsi makanan tinggi purin
  • Obesitas
  • Penurunan fungsi ginjal
  • Konsumsi alkohol atau minuman manis berlebihan
  • Faktor genetik
  • Penggunaan obat-obatan tertentu (misalnya diuretik)
  • Memahami penyebabnya membantu menentukan tindakan pencegahan yang tepat.


Langkah-langkah yang Harus Dilakukan Jika Anda Memiliki Asam Urat Tinggi



1. Konsultasi dengan Dokter

Langkah pertama dan terpenting adalah berkonsultasi dengan dokter, terutama dokter spesialis penyakit dalam atau ahli patologi klinis, untuk menilai hasil pemeriksaan dan penyebab peningkatan asam urat. Dokter Anda mungkin merekomendasikan tes tambahan seperti fungsi ginjal atau profil metabolisme untuk menentukan kesehatan Anda secara keseluruhan.



2. Tetapkan Pola Makan Sehat

Batasi makanan tinggi purin seperti:


  • Jeroan (hati, ampela, usus)
  • Daging merah dan olahan
  • Makanan laut tertentu (sarden, kerang, udang)
  • Minuman manis dan beralkohol, terutama bir


Sebagai gantinya, tingkatkan asupan air, sayuran, buah rendah purin (apel, pisang, semangka), serta sumber protein rendah lemak seperti telur dan susu rendah lemak.



3. Kendalikan berat badan Anda dan berolahraga secara teratur.

Kelebihan berat badan dapat meningkatkan kadar asam urat. Lakukan olahraga ringan secara teratur seperti berjalan kaki atau bersepeda untuk membantu metabolisme tubuh Anda.



4. Hindari Obat atau Suplemen yang Memicu Asam Urat

Obat-obatan tertentu dapat meningkatkan kadar asam urat. Selalu konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menggunakan obat apa pun untuk menghindari memburuknya kondisi Anda.



5. Lakukan Pemantauan Rutin

Tes laboratorium rutin penting untuk memantau kadar asam urat dan menilai efektivitas perubahan gaya hidup atau obat-obatan yang diberikan.



Kapan Anda Harus Berkonsultasi dengan Dokter?


Kadar asam urat tinggi dapat dikendalikan dengan pemeriksaan rutin, gaya hidup sehat, dan pengawasan medis. Segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami nyeri sendi yang tiba-tiba dan tajam, pembengkakan dan kemerahan, atau nyeri berulang tanpa penyebab yang jelas.



Sebagai langkah awal, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan para dokter di dkonsul. Dokter-dokter di dkonsul bisa diakses kapan saja dan di mana saja. Jangan tunggu gejala memburuk, ya!