Gejala Diabetes di Kulit, Tanda Awal yang Sering Diabaikan

Kesehatan

20 Apr 2026

ditinjau oleh dr. Astrid Sophia

Diabetes tidak hanya memengaruhi kadar gula darah, tetapi juga bisa terlihat dari kondisi kulit. Bahkan, pada beberapa kasus, perubahan pada kulit menjadi tanda pertama seseorang mengalami diabetes tanpa disadari.


Kadar gula darah yang tinggi dapat mengganggu sirkulasi, merusak saraf, serta memengaruhi kemampuan tubuh melawan infeksi. Inilah yang akhirnya memicu berbagai masalah kulit.


Jenis Gejala Diabetes yang Muncul di Kulit

Berikut beberapa gejala diabetes di kulit yang perlu diwaspadai:


1. Kulit menggelap di lipatan (Acanthosis Nigricans)


Kulit menghitam, tebal, dan terasa seperti beludru biasanya muncul di leher, ketiak, atau selangkangan. Kondisi ini sering dikaitkan dengan resistensi insulin, yaitu kondisi awal sebelum diabetes berkembang lebih jauh.




2. Kulit Kering dan Gatal

Gejala yang sering muncul adalah kulit terasa sangat kering, gatal tanpa sebab jelas, daan bisa disertai pecah-pecah. Hal ini terjadi karena sirkulasi darah yang tidak optimal serta dehidrasi akibat kadar gula tinggi.



3. Luka Sulit Sembuh

Ciri khasnya, luka kecil membutuhkan waktu lama untuk sembuh dan mudah mengalami infeksi. Luka ini umumnya terjadi di kaki. Ini merupakan salah satu tanda diabetes yang cukup serius karena berkaitan dengan kerusakan pembuluh darah dan saraf.



4. Infeksi Kulit yang Berulang

Jenis infeksi yang sering terjadi antara lain infeksi jamur (misalnya di lipatan kulit, bisul atau jerawat bernanah daana infeksi bakteri. Kadar gula tinggi membuat bakteri dan jamur lebih mudah berkembang.



5. Bercak Kecokelatan di Tulang Kering (Diabetic Dermopathy)

Ciri-cirinya adalah adanya bercak bulat atau oval berwarna cokelat yang muncul di bagian tulang kering. Bercak ini tidak terasa sakit, tapi menjadi tanda gangguan pembuluh darah kecil



Mengapa Diabetes Bisa Menyebabkan Masalah Kulit?


Beberapa penyebab utamanya adalah gangguan sirkulasi darah sehingga kulit kekurangan nutrisi. Selain itu diabetes juga menyebabkan kerusakan pada jaringan saraf sehingga kulit jadi lebih rentan luka.

Diabetes juga menurunkan daya tahan atau sistem imun penderita sehingga mudaah terinfeksi. Ditaambah lagi, kadaar gula yang tinggi menyebabkan bakteri dan jamur lebih mudah tumbuh di kulit. 


Segera periksa ke dokter atau konsultasikan dengan dokter di dkonsul, jika mengalami gejala berikut:

  • Kulit tiba-tiba menggelap di lipatan

  • Luka tidak sembuh dalam waktu lama

  • Sering mengalami infeksi kulit

  • Gatal dan kering yang tidak kunjung membaik

Terutama jika disertai gejala lain seperti:

  • Sering haus

  • Sering buang air kecil

  • Berat badan turun tanpa sebab


Cara Mencegah dan Merawat Kulit

Beberapa langkah sederhana:

  • Jaga kadar gula darah tetap stabil

  • Gunakan pelembap secara rutin

  • Hindari menggaruk kulit

  • Jaga kebersihan tubuh

  • Periksa kaki secara rutin (terutama bagi penderita diabetes)

Kulit bisa menjadi “alarm alami” dari tubuh saat terjadi gangguan seperti diabetes. Mengenali tanda-tanda awal di kulit sangat penting agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan mencegah komplikasi.